Friday, May 3, 2013

Jokowi langsung Siapkan Pembangunan MRT Fase Kedua

[caption id="" align="alignleft" width="358"]MRT MRT[/caption]

Setelah meresmika peluncuran proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) fase pertama (Lebakbulus-Bundaran HI), Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo langsung bergerak cepat dengan menyiapkan pembangunan gase kedua MRT. Ditargetkan, akhir tahun 2013, pemenang tender pembangunan MRT fase kedua sudah dapat ditetapkan.

"Saat ini sedang disiapkan Detil Engineering Design (DED) fase kedua yang akan dibangun dari Bundaran HI-Kampungbandan," ujar Jokowi di Balaikota, Jumat (3/5).

Dirinya optimis, akhir tahun nanti, sudah bisa ditetapkan pemenang tender pembangunan MRT fase kedua. Pembangunan fase kedua ini, kata Jokowi, semua stasiun maupun lintasannya berada di bawah tanah. Adapun jumlah stasiun MRT fase kedua ini rencananya terdiri dari tujuh stasiun yakni, Sarinah, Monas, Harmoni, Sawahbesar, Manggabesar, Glodok, dan Kampungbandan. Diharapkan MRT fase kedua ini sudah bisa beroperasi pada tahun 2018.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami mengatakan, untuk biaya pembangunan MRT fase kedua masih dalam pembahasan. Sebab, dalam perjanjian dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) hanya tercantum untuk pembangunan fase pertama. "Itu nanti masih bisa dibicarakan lagi," kata Dono.

JICA sendiri, kata Dono, bersedia memberi pinjaman untuk pembangunan MRT fase pertama sebesar 125 miliar yen. Pencairan dana dilakukan secara bertahap dan harus melalui Pemerintah Pusat. Sekadar diketahui, khusus pembangunan fase pertama untuk sebanyak tiga paket underground membutuhkan dana sebesar Rp 3,6 triliun.

No comments:

Post a Comment