TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka menjaga kebersihan di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengumpulkan sejumlah stakeholder pemilik infrastruktur jalan untuk bersatu padu membersihkan dinding-dinding di fly over, under pass dan elevated train dari debu dan coret-coretan.
"Ruas tol Cawang-Tanjung Priok perlu perhatian. Dari tiang, jembatan, badan jalan banyak coret-coretan dan tidak dicat," kata Joko Widodo dalam rapat koordinasi dengan para stakeholder pemilik infrastruktur jalan di Balai Kota, Jakarta, Jumat (5/4/2013).
Pria yang akrab disapa Jokowi ini menyesali melihat kondisi kota Jakarta yang kotor dan banyak coretan di dinding. Bahkan ia mendeskripsikan Jakarta sebagai kota yang suram.
Tidak hanya stakeholder pemilik infrastruktur jalan saja yang disuruh Jokowi untuk mengecat, tetapi Jokowi juga memerintahkan Satpol PP untuk Membersihkan juga coretan dan sering memantau di beberapa titik untuk mengawasi agar aksi coret dinding tidak terjadi.
Bahkan, mantan Walikota Surakarta ini meminta kepada Satpol PP adu kuat dengan pelaku corat-coret dinding.
"Nanti akan dibantu dan Satpol PP akan tunggu di beberapa tempat, kuat mana? Masak Satpol PP kalah sama anak-anak," tutur Jokowi
No comments:
Post a Comment