Showing posts with label Vidio Youtube. Show all posts
Showing posts with label Vidio Youtube. Show all posts

Saturday, June 1, 2013

VIDIO : [DPRD Interpelasi Jokowi] "Sensasi Interpelasi" (Bedah Editorial Media Indonesia) METRO TV

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta berencana mengajukan hak interpelasi, atau hak bertanya, kepada Gubernur Joko Widodo tentang program Kartu Jakarta Sehat (KJS).

Para pengusung beranggapan program KJS tidak tepat sasaran dan pembayarannya tidak mampu menutupi keseluruhan biaya pengobatan dan perawatan pasien. Itulah yang menyebabkan 16 rumah sakit swasta sempat mengancam mundur dari program KJS.

Para pengusung juga menganggap peraturan gubernur tentang KJS bertentangan dengan Peraturan Daerah No 4/2009 tentang Sistem Kesehatan Daerah dan karena itu, cacat hukum.

Sesungguhnya hak interpelasi merupakan hak konstitusional DPRD. Gubernur Jokowi pasti paham itu. Karena itu, dia santai saja menghadapi rencana interpelasi DPRD itu. "Kalau (anggota DPRD) pengin ada yang dijelasin, kita akan jelaskan," kata Jokowi.

Persoalannya rencana pengajuan hak interpelasi itu disertai semacam ancaman impeachment alias pemakzulan. "Jokowi terancam impeachment," ujar anggota Komisi E DPRD DKI dari Partai Golkar Asraf Ali.

Publik pun menilai ada niat DPRD melengserkan Jokowi. Publik menilai rencana interpelasi itu sekadar sensasi, cuma gaya-gayaan. Itu disebut sensasi karena DPRD semestinya paham bahwa banyak hak interpelasi kandas di tengah jalan.

Pada periode sebelumnya, Gubernur Fauzi Bowo pernah berhadapan dengan interpelasi DPRD terkait dengan kerusuhan di Makam Mbah Priok, Jakarta Utara. Namun, hak interpelasi itu tak bunyi, tak ada apa-apanya.

Di DPR pun banyak interpelasi berlangsung percuma. Pada periode 2004-2009, misalnya, DPR beberapa kali mengajukan hak interpelasi. Namun, tidak sekali pun Presiden menghadiri rapat paripurna yang mengagendakan interpelasi dimaksud.

Tanda-tanda interpelasi DPRD DKI bakal kandas mulai terlihat. Fraksi-fraksi yang semula paling vokal menyuarakan interpelasi dalam waktu singkat bersilang sikap.

Di Fraksi Partai Demokrat (F-PD), ketua fraksi Johny Welas Poly menyatakan sikap berbeda dengan 20 anggotanya yang ikut menandatangani usulan interpelasi. Ketua fraksi tersebut bahkan menilai langkah rekan-rekannya yang menjadi pengusung terbesar usulan itu justru akan kandas.

Perbedaan sikap juga terlihat di antara anggota Fraksi Partai Golkar. Sebelumnya satu dari tujuh anggota fraksi tersebut mendukung interpelasi. Namun, belakangan fraksi itu menyatakan tidak lagi berniat mengajukan, bahkan menyatakan tidak terlibat dalam usulan interpelasi.

Awalnya 32 anggota DPRD dari lima fraksi mendukung hak interpelasi. Kini tinggal 11 anggota dari empat fraksi yang masih mengusung hak interpelasi. Keempat fraksi itu ialah Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Hanura.

Padahal, syarat hak interpelasi bisa diajukan ke pimpinan DPR ialah ia harus didukung sekurang-kurangnya dua fraksi dan butuh tanda tangan 15 + 2 anggota dewan. Oleh karena itu, daripada sibuk dan buang-buang waktu menggalang hak interpelasi, lebih bermanfaat dan bermartabat bila DPRD membantu Pemprov DKI memperbaiki dan menyukseskan program KJS.



Vidio dari channel : Penguasaha ( youtube.com )

 

Friday, May 31, 2013

Vidio : Nyanyi lagu Benyamin Sueb, Jokowi ngerock bareng vokalis Arkarna

Gubernur Joko Widodo memang mencintai musik. Maka itu, di sela kesibukannya, pria yang akrab disapa Jokowi ini selalu menyempatkan diri hadir ke konser band musik yang dia gandrungi.

Genre musik favorit Jokowi adalah rock classic. Kaos hitam, jaket kulit dan sepatu kets jadi gaya andalan Jokowi setiap menonton konser.

Nah tadi malam, Jumat (31/5), Jokowi terlihat hadir di konser musik band asal Inggris, Arkarna yang digelar di Tennis Indoor Senayan. Tak sekadar jadi penonton, pria ramah itu juga menyempatkan diri naik panggung dan duet bersama sang vokalis, Ollie, didampingi artis Indonesia Bondan Prakoso.

"Ada tamu spesial yang bisa kalian lihat malam ini," kata Ollie kepada ratusan fansnya seperti dilihat dalam rekaman video Youtube yang diunggah pemilik akun Fetboy Slim.

Entah karena sudah tahu bahwa tamu spesial yang dimaksud Jokowi, semua penonton mendadak tepuk tangan. Terlebih saat Jokowi ditampilkan dalam layar besar di salah satu sudut panggung, penonton semakin histeris.

Jokowi tampak berjalan menuju panggung dari tengah kerumunan penonton. Pria kurus ini tampil kasual dengan paduan jaket kulit cokelat, kaos hitam, celana hitam dan sepatu kets.

"Hai Ollie," sapa Jokowi saat tiba di panggung. Riuh tepuk tangan kembali menyambut suami Iriana ini.

Seperti perjanjiannya saat bertemu Ollie di Balai Kota DKI Jakarta beberapa waktu lalu, malam itu Jokowi, Ollie dan Bondan membawakan lagu Betawi yang pernah laris manis di zamannya, yakni Malam Minggu. Lagu ini dipopulerkan almarhum seniman Betawi, Benyamin Sueb.

"Jadi gini, empat hari yang lalu Ollie datang ke kantor saya kemudian dia ngomong minta saya datang ke sini, saya sampaikan ke Ollie nyanyi dong nyanyian Betawi, dia bilang nggak apa-apa, saya nyanyikan satu. Tapi permintaan dia, duet sama saya," kata Jokowi menceritakan awal mula keberadaannya di konser itu.

Jokowi tampak grogi awalnya. Tapi setelah musik mulai menghentak, Jokowi tampak sumringah. Dia mulai menggoyang badannya mengikuti irama musik, menganggukkan kepala dan sesekali memetik jarinya.

"Saya pikir-pikir, sampai semedi dua hari. Tapi sekali lagi suara saya nggak baik," ucap Jokowi sambil memang stand mik.

Suasana malam itu semakin ceria. Apalagi, lagu itu mereka dibawakan ala musik rock. "Belum ada gubernur yang nyanyi kolaborasi dengan band asing, dadakan, seingat gue si belum baru Pak Jokowi," puji Bondan dan langsung disambut tepuk tangan penonton.

Meski malu-malu, Jokowi sedikit memperdengarkan suaranya. "Aduh emak asyiknya, nonton dua-duaan kaya nyonye dan tuan di gedongan....Mau beli minuman kantong kosong glondangan, malu sama tunangan kebingungan.

Meski hanya membawakan satu lagu, tapi kehadiran Jokowi mampu menghidupkan suasana konser itu.

"Terima kasih Bapak Jokowi. Beliau sangat cool sekali," puji Ollie setelah Jokowi turun dari Panggung.

Seorang pengunjung video Youtube tersebut juga memuji suara Jokowi, "Wah jiaan gubernur diplekotho....wakakakakakak. sip2. suaranya not bad kok."


 

Sunday, May 5, 2013

Betapa susahnya mendapatkan Rusun, Ahok mengakui masih ada pejabat yang tidak profesional

Wakil gubernur DKI jakarta Basuki djahaja ( Basuki ) Purnama mengakui masih ada pejabat pemprov Dki yang bekerja tidak Profesional.


Saksikan vidio youtube dari channel Penguasaha berikut ini