Friday, April 19, 2013

Jokowi Dilarang Masuk Makam Mbah Priok

[caption id="" align="alignleft" width="398"]Jokowi datangi makam mbah priok Jokowi datangi makam mbah priok[/caption]

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mendatangi makam Mbah Priok yang berada dikawasan Koja, Jakarta Utara. Tujuan untuk silahturahmi dengan para ulama dan berziarah di makan kramat tersebut.

Tetapi niatnya tidak bisa terlaksana karena dia dilarang masuk oleh penjaga makam, dengan alasan sesepuh dan para ulama sedang tidak berada di tempat.

Jokowi dan rombongan datang sekitar pukul 11.15 WIB menggunakan mobil dinas.  "Saya ke sini hendak silaturahmi saja. Tidak ada maksud apa-apa. Saya hanya ingin bertemu dengan sesepuh di sini," ujar Jokowi di makam Mbah Priok, Jakarta Utara, Jumat 19 April 2013

Menurut salah satu penjaga makan Mbah Priok, Deni (27), biasanya setiap hari makam tersebut bisa didatangi oleh peziarah.

"Sebenarnya setiap hari bisa, asalkan ada habib atau sesepuh di sini. Sekarang mereka sedang persiapan Jumatan (salat Jumat) di Kwitang. Jadi pintu makamnya dikunci. Aturannya seperti itu," kata Deni. (adi)


Jokowi Wajibkan Siswa SMA Pakai Baju Adat di Hari Kelulusan

[caption id="" align="alignleft" width="398"]Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan dialog dengan siswa SMA 6 dan SMA 70 Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo[/caption]

Ujian Nasional tingkat SMA atau sederajat telah selesai dilaksanakan. Para siswa merampungkan ujian terakhir pada Kamis kemarin. Guna menghilangkan tradisi corat-coret baju seragam sekolah, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mewajibkan siswa memakai pakaian adat saat pengumuman kelulusan.

"Paling penting setelah ada kelulusan jangan ada corat-coret baju. Kami mulai dari Jakarta, ketika pengumuman sudah diwajibkan pakai baju adat nusantara," ujar Jokowi di Jakarta Utara, Jumat 19 April 2013.

Jokowi mengaku sudah mengimbau para siswa agar selama jeda kekosongan waktu dari selesai UN hingga pengumuman kelulusan diisi dengan kegiatan positif.

"Imbauan siswa sudah saya sampaikan kemarin. Pasca Ujian Nasional diisi dengan kegiatan-kegiaata positif, bisa naik gunung, bersih-bersih lingkungan sekolah," ujarnya.

Dia mengatakan, setelah adanya imbauan, hingga kini belum ada laporan tentang perilaku siswa di Jakarta yang tidak diinginkan, seperti melakukan aksi corat-coret dan konvoi kendaraan. "Tidak ada yang masuk ke saya laporannya, semuanya baik-baik saja karena di Jakarta dekat dengan sumber semuanya," kata dia.

Kemarin siang, Jokowi mengumpulkan perwakilan siswa SMA di Gelanggang Olah Raga Bulungan, Jakarta Selatan. Dia meminta para siswa tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor atau corat-coret baju seragam sekolah. Dalam acara itu juga Jokowi berpesan agar para siswa di Jakarta harus selalu mengedepankan rasa persaudaraan dan menghilangkan perkelahian. (eh)

Proyek gorong-gorong mirip siluman, Ahok coret Rp 400 juta

[caption id="" align="alignleft" width="324"]Proyek gorong-gorong mirip siluman, Ahok coret Rp 400 juta Proyek gorong-gorong mirip siluman, Ahok coret Rp 400 juta[/caption]

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui masih banyak gorong-gorong di wilayah Ibu Kota masih tidak berfungsi. Akibatnya, jika sedikit diguyur hujan jalanan Jakarta kerap dilanda banjir.

"Gorong-gorong pada macet, gorong-gorong kita parah banget. Alasannya mau beli alat. Jadi hampir semua selokan kita itu mungkin di atas 15 tahun belum pernah dibersihkan," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (19/4).

Selama ini, Dinas PU membayar pekerja harian untuk membersihkan gorong-gorong, namun tidak ada hasil. Oleh karenanya, Ahok tidak mau lagi ada sistem pekerja harian.

"Setiap sudin (suku dinas) membayar Rp 400-an juta, sekitar 200-an orang kerja sekarang kita tau gak dia kerja? Sekarang (misalnya) ada selokan yang dia buka dia gali-gali ujung-ujungnya, siapa yang jamin di tengahnya dia gali? Mau enggak orang yang dibayar itu masuk gorong-gorong, terus ada enggak orang yang dibayar? Saya saja belum lihat nama, alamat dan nomor telepon orang yang kerja. Ini bisa jadi siluman semua," jelasnya.

Untuk itu, Ahok telah mencoret anggaran sebesar Rp 400 juta yang dikeluarkan oleh Sudin. Cara seperti itu sering dikerjakan oleh dinas lama.

"Kenapa sekarang begitu? Karena mesinnya belum kita beli. Itu kan harus disemprot. Camat lurah yang mau kita minta liat selokan mana yang mampet, Juni baru berjalan," jelasnya.

Solusi jangka pendek yang dilakukan dengan menggali gorong-gorong lebih dalam lagi oleh Dinas PU. Kemudian, sampah-sampah di selokan dan taman dibersihkan.

"Jangan berpikir banjir itu naikkan pinggir sungai. Itu malah tambah banjir. Dari zaman dulu di China gak ada teori begitu. Dibangun terus-terusan itu malah roboh," terangnya.

Saat ini, Ahok merasa lurah dan camat belum ada yang dapat mengerjakan hal-hal seperti itu. Makanya, sekarang ini mereka diperbolehkan untuk mengikuti lelang jabatan. "Kalau kamu sudah betul gak? Kalau sudah, silakan dilanjutkan. Kalau gak, kita copot," tegasnya.

Sementara normalisasi sungai masih berjalan lambat karena alatnya mengalami keterlambatan. "Alatnya lambat turun. Karena sudin-sudin ini kita suruh turun dia mau tender beli," tandasnya.

Jokowi: Kita Belajar Sabarlah...

[caption id="" align="alignleft" width="378"]Jokowi: Kita Belajar Sabarlah... banjir jakarta[/caption]

JAKARTA,  Hujan deras yang turun di Jakarta, Rabu (17/4/2013) dan Kamis (18/4/2013), kembali membuat repot warga Ibu Kota. Kondisi lalu lintas di beberapa ruas jalan bertambah kusut akibat tergenang air, dan enam kelurahan di tiga wilayah Ibu Kota terendam banjir dengan ketinggian 10-100 sentimeter. Apa tanggapan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo?

"Kan butuh waktu. Kita belajar sabarlah, belajar proses. Dulu puluhan tahun enggak bisa, ini baru berapa bulan," kata Jokowi, di Balaikota Jakarta, Kamis (18/4/2013) malam. Namun, ujar dia, penuntasan masalah klasik ini terus diprosesnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Ery Basworo mengatakan, banjir pada dua hari ini dikarenakan curah hujan lokal yang tinggi. "Jadi, ada peningkatan muka air di beberapa sungai," kata dia.

BPBD DKI Jakarta berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait untuk melakukan penanggulangan bencana banjir di Jakarta. Salah satunya adalah Dinas Sosial, yang memberikan bantuan berupa nasi bungkus kepada warga yang mengungsi.

Ery mengatakan, warga yang mengungsi karena banjir hanya dari RT 03/RW 19, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ketinggian air di kawasan itu mencapai 100 sentimeter. Tercatat 371 warga Ulujami mengungsi di Gedung Sasana Krida.

Sementara itu, wilayah yang terendam banjir di Jakarta Timur berada di empat kelurahan. Keempat kelurahan itu adalah Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian air 30 cm, Kelurahan Kramat Jati dengan ketinggian air 30-50 cm, Kelurahan Cawang dengan ketinggian air 10-20 cm, dan Kelurahan Cijantung dengan tinggi genangan 30-50 cm.

Di Jakarta Barat, genangan air terjadi di Kelurahan Kedoya Selatan setinggi 20-50 sentimeter. Sebanyak 3.097 warga terkena dampak banjir, yang berasal dari 952 kepala keluarga (KK), 55 RT, dan 17 RW.

Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan di Jakarta masih akan terjadi hingga Jumat (19/4/2013). BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang berdurasi singkat.

"Twitland" Penuh Keluhan Banjir Ciledug, Eh Jokowi Lagi yang Kena Cubit...


"Twitland" Penuh Keluhan Banjir Ciledug, Eh Jokowi Lagi yang Kena Cubit...


JAKARTA,  Hingga Jumat (19/4/2013) sekitar pukul 03.00 WIB, media sosial Twitter masih dipenuhi keluhan, kecaman, dan saling tukar solusi menyikapi kemacetan parah akibat banjir di Ciledug, Tangerang, Banten. Wilayah ini berdempetan dengan DKI Jakarta, dan menjadi salah satu kawasan tinggal utama para pekerja Jakarta. Alih-alih Gubernur Banten, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo justru jadi sasaran keluhan lagi.

Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (17/4/2013) dan Kamis (18/4/2013) menjadi situasi sulit musim pancaroba para pekerja Jakarta. Di kedua hari itu, hujan deras turun mendadak, hanya berjeda sejenak untuk kemudian kembali turun hujan, lalu berhenti semendadak mulainya.

Di twitland, situasi banjir Ciledug terus muncul dari beragam akun dengan aneka rupa kalangan pemiliknya. Salah satu "kicauan" menggelitik adalah obrolan dua akun di Twitter. Nada sewot "terdengar" dalam jawaban akun @MarissaSasha menanggapi "cuitan" @youriluckyseven.

Akun @youriluckyseven semula menulis, "Keren Ciledug jadi tranding topic seharian full". Menanggapi "cuitan" itu, @MarissaSasha menanggapi dengan tak lupa mere-tweet @youriluckyseven, "Apanya yg keren. Gabisa pergi - gabisa pulang :( RT @youriluckyseven: Keren Ciledug jadi tranding topic seharian full". Belum selesai, @youriluckyseven pun menjawab, "Keren khan jdnya,daerah manapun ga bs kaya ciledug :p".

Informasi seputar kemacetan dan kondisi terakhir kawasan seputar Ciledug memang terus bermunculan di Twitter, microblogging yang cukup "bermanfaat" untuk bertukar kabar dan informasi cepat dalam kondisi semacam ini. Saat akun @TMCPoldaMetro mere-tweet pandangan mata dari warga Ciledug yang telanjur terjebak di rute pulang menuju Ciledug, jawaban-jawaban putus asa pun bermunculan. Salah satunya, @antoksumartono menulis, "Ga bisa plg :( nginep di warkop aja".

Akun @TMCPoldaMetro juga mere-tweet parahnya kemacetan menuju Ciledug yang diduga juga menjadi penyebab terbakarnya sebuah sepeda motor. Diduga akibat mesin motor kepanasan, sebuah sepeda motor terbakar di depan Puri Beta 2 Ciledug, berdasarkan info foto dari @revillll60, sekitar tengah malam.

Eh, Jokowi lagi yang kena...

Ujungnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun kena sentil dari warga twitland. Akun @EricAntariksa menulis, "Sementara jokowi tidur nyenyak di rumah |Jl Ciledug Raya Macet Parah, Pengendara Mobil Pilih Menepi dan Tidur" dengan merujuk berita pandangan mata dari jalanan menuju Ciledug yang ditulis salah satu media online.

Akun lain, @alexferry, pun menulis sebuah permintaan terkait situasi berulang di Ciledug setiap kali hujan turun ini. "@LAPOR_UKP4 @sbyudhoyono @jokowi_dodo @basuki_btp Mohon Percepatan pembangunan Busway Layang ciledug blok M. Thanks". Akun lain berkomentar tajam adalah @fajarprtama86 yang menulis, "Korban Janji Kampanye @jokowi_do2 RT @TweetJKT Banjir Lagi, Lalu Lintas Cipulir Ciledug Macet Total", kembali merujuk pemberitaan media online.

Meskipun demikian, muncul juga celetukan menggelitik yang mengkritisi "kicauan" yang "mencubit" Jokowi itu. Salah satunya adalah dari @Ri_Naldi yang menulis, "Ciledug banjir ngadunya bukan ke Jokowi ya? Lah, gubernur saya siapa? :| ".

Jokowi Paksa Dua Menteri Menunggu

[caption id="" align="alignleft" width="378"]Jokowi Paksa Dua Menteri Menunggu Jokowi Paksa Dua Menteri Menunggu[/caption]

JAKARTA,  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo hari ini dijadwalkan menghadiri acara pencanangan pasar bebas bahan berbahaya di Pasar Cibubur, Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (19/4/2013). Namun, Jokowi malah terlambat hadir tanpa alasan. Padahal, masyarakat dan dua menteri telah menunggunya berjam-jam.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jokowi akan berangkat ke Pasar Cibubur pukul 08.00 dari rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat. Karena sesuai agenda Gubernur yang dirilis Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jokowi akan hadir di Pasar Cibubur pada pukul 08.30. Namun, sekitar pukul 07.40, Jokowi keluar dari rumah dinasnya dan meluncur ke Balaikota Jakarta. Sampai pukul 08.50, Jokowi belum juga berangkat sehingga acara terpaksa ditunda, menunggu kabar dari Jokowi.


Acara pencanangan pasar bebas bahan berbahaya dihadiri Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang akhirnya terpaksa menunggu di kantor Pasar Cibubur. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Dien Emmawati dan Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis tampak mendampingi kedua menteri tersebut.


Sebelumnya, Jokowi sempat menyatakan antusiasmenya untuk mewujudkan pasar di Jakarta terbebas dari bahan berbahaya dengan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Di lokasi, puluhan anggota masyarakat telah menunggu sejak pagi. Informasi mengenai kedatangan Jokowi cepat menyebar dari mulut ke mulut.

Tepati Janji, Jokowi Datangi Warga Petukangan Selatan

[caption id="" align="alignleft" width="378"]Tepati Janji, Jokowi Datangi Warga Petukangan Selatan Tepati Janji, Jokowi Datangi Warga Petukangan Selatan[/caption]

JAKARTA,  Sesuai janjinya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Jumat (19/4/2013) sekitar pukul 10.00 WIB, akhirnya meninjau permukiman warga di Kelurahan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahaan, Jakarta Selatan, yang rencananya akan dibebaskan untuk lokasi pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) West 2. Saat warga Petukangan mendatangi Gedung Balaikota, Rabu (17/4/2013), Jokowi berjanji akan mendatangi tempat mereka.


Dalam pertemuan hari ini, warga diwakili pengacara publik dari LBH Jakarta, Ahmad Baihaqi. Kepada Jokowi, Ahmad menyampaikan bahwa warga merasa keberatan bila harus dipindahkan karena lokasi tempat tinggal mereka merupakan lokasi strategis yang telah mereka tempati selama puluhan tahun.


"Kami di sini penduduk asli, kami warga di sini. Artinya, kami yang biasa bekerja di sini kehilangan tempat pekerjaan. Anak sekolah harus pindah. Bahwa di daerah kami ini untuk sekolah TK sampai S-3 saja sudah ada. Wilayah kami adalah wilayah yang tidak pernah banjir. Jadi, wilayah di sini benar-benar wilayah yang sangat strategis dan sangat ekonomis," jelas Ahmad.


Ia juga mengadukan soal intimidasi yang sering dialami warga dari oknum-oknum tertentu. Warga dipaksa menyetujui pembebasan lahan. "Warga sudah tidak kuat lagi. Sudah banyak intimidasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jadi, harapan saya kepada Bapak Jokowi selaku Gubernur DKI Jakarta, secepatnya mengajak kami bermusyawarah," kata Ahmad.


Menanggapi hal itu, Jokowi berjanji akan datang kembali pada Rabu (24/4/2013) pekan depan. Menurutnya, apa yang terjadi saat ini hanya karena kurangnya komunikasi antara Pemprov DKI Jakarta dan warga.


"Nanti ketemu tanggal 24 (April) hari Rabu. Jamnya terserah. Mau pagi, siang terserah. Nanti kita makan aja di mana. Di rumah makan mana saja. Apalagi yang disampaikan. Kalau masalah harga ini kan rembukan dulu dengan perwakilan yang ada. Nanti Rabu kalau sudah nyambung tentukan ya. Besok (hari) Minggu ngomong-ngomong dulu antarwarga supaya pas ketemu kita sudah matang," ungkap Jokowi.


Kedatangan orang nomor satu se-DKI Jakarta itu dalam kegiatan yang berlangsung di posko warga tidak berlangsung lama, yaitu hanya sekitar lima menit. Setelah itu Jokowi berpamitan kepada warga dan melanjutkan perjalanannya untuk agenda yang lain.


Seperti diketahui, ratusan warga Kelurahan Petukangan Selatan menggeruduk Gedung Balaikota Jakarta, Rabu (17/4/2013). Kedatangan mereka untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menggelar musyawarah terkait pembebasan lahan warga Petukangan tersebut.


Musyawarah merupakan perintah pengadilan yang telah berkekuatan hukum menyusul gugatan warga Petukangan Selatan terhadap Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 1907/2010 tentang perubahan besarnya ganti kerugian tanah dan bangunan dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) West 2 di Kelurahan Petukangan Utara dan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pada 28 Maret 2013, Mahkamah Agung telah mengeluarkan salinan resmi yang pokoknya berisi menolak permohonan yang diajukan oleh Gubernur DKI.


Para warga meminta Joko Widodo mencabut SK tersebut dan merealisasikan harga ganti rugi yang layak. Sebelumnya, Joko Widodo sempat menyatakan bahwa tol JORR West 2 akan selesai pada Desember 2013 dan dioperasikan tahun depan. Warga di lokasi tersebut mengaku belum pernah sekali pun diajak bermusyawarah.