Showing posts with label Gitar bass. Show all posts
Showing posts with label Gitar bass. Show all posts

Sunday, June 2, 2013

Ini penjelasan Jonathan soal 'giving back' di bass untuk Jokowi

[caption id="" align="alignleft" width="324"]Ini penjelasan Jonathan soal 'giving back' di bass untuk Jokowi Ini penjelasan Jonathan soal 'giving back' di bass untuk Jokowi[/caption]

Gitar bass yang diberikan kepada Jokowi oleh bassist Metallica Robert Trujillo disita oleh negara untuk dilelang. Menurut Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Supradiyono ada tulisan giving back yang bisa diartikan minta timbal jasa.

Di badan gitar bass itu tertulis, 'Giving back. Jokowi keep playing that cool and funky bass, Trujillo.'

"Kalau foto bukan material. Satu hal yang paling penting nanti kita sampaikan saja. Karena gitar itu, ada tulisan giving back, dalam bahasa Indonesia bisa diartikan minta timbal jasa. Dan tulisan itu berbeda dengan tulisan yang lain," jelas Giri.

Jonathan Liu yang memberikan gitar bass tersebut kepada Jokowi menjelaskan arti Giving Back yang tertulis dalam gitar bass tersebut. Dia merasa kecewa jika 'giving back' diartikan meminta balas jasa.

"Giving back bukan minta sesuatu seperti asumsi sementara ini, masa seperti zaman batu harus tulis giving back untuk mengingatkan beliau atas pemberian gitar tersebut? Wow really can't imagine, Please don't insult our intelligence. Meskipun kami orang kecil dan tidak berdaya menghadapi keputusan ini dan beliau juga kasih buku untuk kami dengan tanda tangan. Sekarang kami jadi takut dan khawatir nanti di-Amerika dianggap gratifikasi enggak yah?" ujarnya dalam e-mail yang diterima merdeka.com, Kamis (30/5). Jonathan Liu selama ini tinggal di Amerika Serikat.

Dia berharap kata giving back tidak diartikan sebagai upaya meminta imbalan kembali.

"Please see in English konteks giving back adalah pemberian biasanya untuk orang yang susah, tertindas, musibah alam ya bahasa Indonesia: sedekah dan amal. Nah kita semua tahu bahwa Pak Jokowi sangat care pada orang kecil dan full of giving back in his past, baik waktu sebagai pengusaha maupun wali kota. Itu yang kami ingin sampaikan sebagai artis message giving back pada beliau. We admire your giving heart through 'giving back'," papar Jonathan Liu.

Monday, May 27, 2013

Tulisan 'Giving Back' Jadi Penghalang Jokowi Miliki Gitar Bass Metallica

[caption id="" align="alignleft" width="200"]Jokowi dan bass Jokowi dan bass[/caption]

Jakarta - Gitar bass bertanda tangan personel grup band Metallica, Robert Trujillo, yang diberikan oleh promotor musik Jonathan Liu kepada Gubernur DKI Jokowi, kini jadi milik negara. Tulisan 'Giving Back' di badan gitar tersebut ditengarai menjadi penyebab Jokowi gagal memiliki gitar bass tersebut.

Direktur Gratifikasi KPK Giri Supradiyono mengatakan, di badan gitar merek Ibanez berwarna merah marun tersebut bertuliskan 'Giving Back', yang jika diartikan ke bahasa Indonesia menjadi 'minta timbal jasa'. Tulisan tersebut diduga kuat bukan dituliskan langsung oleh Robert Trujillo, melainkan oleh orang lain.

"Tulisan itu berbeda dengan tulisan yang lain. Tanda tangan Trujillo yang beda, dan itu orang lain yang tulis. Orang lain yang nambahin," ujar Giri di gedung Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2013).

Giri datang ke Balaikota untuk mengabarkan kepada Jokowi tentang nasib gitar bass yang dilaporkan Jokowi ke KPK bulan lalu tersebut.

Giri juga mengatakan, gitar bass tersebut dianggap sebagai bentuk gratifikasi karena diberikan oleh Jonathan Liu sebagai promotor acara musik kepada Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Jadi pemberian itu terkait dengan jabatan dan diberikan oleh Jonathan Liu sebagai promotor. Jonathan Liu-lah yang punya inisiatif untuk meminta temannya mengambil gitar dan meminta tanda tangan untuk gitar tersebut. Jadi gitar tersebut atas permintaan tersebut (Jonathan Liu) untuk ditanda tangan," jelas Giri.

Seperti diketahui, Jokowi menerima hadiah berupa gitar bass dari salah seorang personel band rock asal AS, Metallica. Gitar bass tersebut juga telah diperlihatkan Jokowi kepada publik pada Jumat (3/5) lalu di gedung Balaikota DKI.

Gitar tersebut diterima Jokowi melalui seorang promotor musik Jonatahan Liu yang mengaku juga dekat dengan grup band Metallica. Jonathan sendiri berencana untuk menggelar acara konser musik rock Metallcia yang dipadukan dengan musik dan tari tradisonal khas Bali, Kecak. Rencana tersebut disambut antusias oleh Jokowi. Jokowi pun kemudian menyarankan tiga tempat di Jakarta sebagai tempat penyelenggaraan koser tersebut, yaitu di Monumen Nasional (Monas), Museum Fatahillah atau Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Jokowi kemudian melaporkan gitar bass pemberian tersebut kepada KPK pada 6 Mei 2013, sebagai kepatuhan pejabat publik saat menerima hadiah atau imbalan dari orang lain.